Kue Keranjang Saat Imlek, Ternyata Terselip Sebuah Makna di Dalamnya

Wednesday, February 14th 2018 - Culinary

PESTADISKON, JAKARTA - Sebuah perayan besar suatu keagamaan atau budaya biasanya selalu tersedia beragam sugguhan atau jamuan bagi keluarga besar dan para tamu. Perayaan Imlek di Indonesia biasanya identik dengan beragam suguhan kuliner khas, salah satunya adalah kue keranjang.

Kue keranjang banyak disajikan saat perayan Imlek tiba, kue keranjang bagi para etnis Tionghoa dinilai memiliki makna lebih dari sekedar kudapan, karena kue keranjang atau yang memiliki nama Nian Gao atau Ni-Kwe ini biasanya digunakan sebagai persembahan bagi para arwah leluhur mereka.

Mungkin ada banyak lagi makanan atau kudapan khas saat perayaan Imlek sudah tiba, sebut saja jeruk mandarin, manisan, kue mangkok dan banyak lagi yang lainnya, namun kue keranjang dianggap wajib hadir ketika perayan Imlek tiba.

Tapi kenapa ya, nama kue ini disebutnya kue keranjang? Padahal dari bentuk kue ini tidak memiliki bentuk yang persis seperti keranjang? Nah ternyata, nama kue keranjang sendiri diambil dari pembungkus kue ini yang menggunakan anyaman bambu yang berbentuk seperi keranjang, maka dari itulah banyak yang menyebut kue ini dengan sebutan kue keranjang. Selain itu,  bentuk kue yang membulat juga dinilai memiliki makna loh, menurut para tetua etnis tionghoa, bentuk bulat kue ini memiliki makna persatuan, rukun dan bertekad bulat dalam meraih apa yang di inginkan.

Bila dilihat dari negeri asalnya China, kue ini awalnya di gunakan sebagai persembahan untuk dewa Tungku (竈君公 Cau Kun Kong) agar membawa laporan yang menyenangkan kepada raja Surga (玉皇上帝 Giok Hong Siang Te). Budaya tersebut terus mengakar, hingga akhirnya sekarang kue keranjang dianggap sakral dan sangat dinanti saat perayaan Imlek tiba, karena suguhan kue karanjang mereka bisa berharap segala kebaikan yang telah dilakukan bisa membuat bahagia raja surga.

Nah, jika dilihat dari segi rasa, Kue keranjang memiliki rasa yang manis dan memiliki tekstur yang mirip dengan dodol. Itulah mengapa kue keranjang ini sering disebut dodol cina. Cara menikmatinya juga istimewa loh, biasanya kue keranjang ini diolah dengan cara di goreng dengan balutan telur dan tepung, namun ada juga yang langsung dimakan tanpa digoreng lebih dahulu. Kehadiran kue ini yang hanya setahun sekali memiliki makna yang spesial, maka itulah kue keranjang sangat dinanti kehadiarannya, dan paling diburu ketika perayaan Imlek tiba.

(DB/PD)





Related Articles

Partners