Ini Dia Lukisan Termahal yang Pernah Ada didunia, Harganya Tembus Triliuanan Rupiah!

Thursday, November 16th 2017 - Entertainment & Travel

PESTADISKON, JAKARTA - Sebuah lukisan yang mempunyai karya seni tinggi memang layak di hargai dengan harga yang tinggi pula, namun bagaimana jika sebuah lukisan di hargai hingga diangka miliaran rupiah atau bahkan triliunan rupiah? Bagi yang tidak menyukai karya seni lukis mungkin akan mengira jika orang yang mengeluarkan uang hingga miliaran atau triliunan rupiah adalah orang yang kebanyakan uang yang bingung mau diapakan lagi uangnya, namun bagi para pecinta atau yang memahami lukisan pasti harga bukanlah soal, yang terpenting adalah nilai seni yang terkandung di dalamnya yang notabene tak bisa dinilai dengan uang.

Baru – baru ini rekor lukisan terbaru telah pecah! Sebuah lukisan wajah Yesus Kristus karya Leonardo da Vinci baru saja terjual dengan harga fantastis yaitu pada angka US$ 450,3 (Rp 6 triliun). Lukisan ini baru saja terjual di acara lelang yang diadakan di New York, Amerika Serikat.

Seperti dilansir Reuters dan CNN, Kamis (16/11/2017), lukisan dari tahun 1500 yang dikenal dengan nama 'Salvator Mundi' itu merupakan salah satu lukisan langka dari 20 karya autentik Da Vinci yang masih utuh hingga kini.

Rumah lelang Christie di New York awalnya memperkirakan lukisan itu hanya akan terjual sekitar US$ 100 juta, dan berarti harga yang dicapai dalam lelang ini mencapai empat kali lipat dari harga perkiraan.

Sontak lukisan ini menumbangkan karya lukisan termahal sebelumnya yaitu The Card Player karya Paul Cezanne dengan harga US$ 254 juta / Rp 2,95 triliun yang terjual pada tahun 2011 kepada keluarga kerajaan Qatar.

Namun rekor tersebut sudah terkalahkan dengan terjualnya lukisan langka karya Da Vinci yaitu lukisan wajah Yesus Kristus. Lukisan dengan panjang 66 cm dan lebar 45 cm ini menampilkan wujud manusia Yesus Kristus dalam pakaian era Renaissance, dengan satu tangan terangkat memberikan berkat dan satu tangan lainnya memegang sebuah bola kristal.

Lukisan ini awalnya berada di tangan Raja Louis XXI, kemudian berpindah kepemilikan ke tangan Raja Charles I, kemudian berpindah – pindah kepemilikan dan pada akhirnya berada di tangan seorang kolektor yang tidak ingin disebutkan namanya.

Lukisan ini sebenarnya sudah mengalami beberapa kali sentuhan ulang, namun hal tersebut dinilai wajar mengingat kondisi lukisan ini yang sudah tidak layak, tak mengherankan karena lukisan ini berasal dari tahun 1500. Namun tetap saja, lukisan dengan nilai yang sangat tinggi memiliki banyak peminat untuk meminangnya.
Sumber : here

(DB/PD)







Related Articles

Partners